Dalam rangka merayakan kesuksesan di masa silam, atas hubungan kerjasama yang telah terjalin selama lebih dari 20 tahun, La Trobe Student Theatre and Film kembali menginisiasi kerja kolaborasi lintas dua negara. Pertunjukan kali ini melibatkan Mainteater Bandung dan Teater Lakon, mengangkat tajuk“The Light Within A Night - Cahaya Memintas Malam”, di bawah arahan sutradara Sahlan Mujtaba (Bandung, Indonesia) dan Bob Pavlich (La Trobe University).
![]() |
The Light Within a Night Cahaya
Memintas Malam
|
Mengangkat cerita rakyat Sunda, yakni kisah Jamarun, seorang petani miskin yang dituduh sebagai pembunuh. Ia kemudian digiring ke pengadilan. Tanpa bukti dan pembelaan, Jamarun tidak bisa lolos dari penghakiman. Ia pun dihukum gantung di tengah alun-alun. Sesaat setelah digantung, ribuan burung dan kupu-kupu mengepung langit -sehingga suasana berubah gelap-, menyerbu aroma dari tubuh bangkai yang harumnya menyeruak di udara.
Kolaborasi dua kelompok mahasiswa ini tidak sekadar menceritakan kisah tersebut tetapi juga akan membangun cerita-cerita lain dari isu-isu yang muncul di sekitarnya.
Antara Australia dan Indonesia, beserta kisahnya dan perilakunya, dalam banyak aspek masih asing satu sama lain. Pertunjukan ini menatap dengan tajam ke dalam jurang budaya yang memisahkan mereka dan dalam waktu bersamaan juga mencari hal-hal yang menghubungkan mereka. Bentuk teater ini akan disajikan dengan beragam bentuk cara ungkap; melalui multi-seni (teater, tari, dan multimedia) dan multi-bahasa (keragaman bahasa dari Indonesia dan Australian).
Disutradarai oleh Bob Pavlich dan Sahlan Mujtaba, dengan menampilkan aktor Ashleigh McFarland, Blayne Welsh, Chayanda Nurhadi Hasan, Deska Mahardika Putri, Gracie Rogers, Kamil Mubarok, Kate Bayley, Kenny Fahmi Mulyadi, Lucy Rees, Maudy Widitya Sutisna, Nurul Aini Arrahman, Tria Hayati Lidinillah, Walter Dyson, Will Robertson
Penata Artistik: Deden Jalaludin Bulqini, Penata Cahaya: Aji Sangiaji, Penata Musik: Ridwan Saidi, Manajer Panggung: Dasep Sumardjani. Manajer Proyek: Helen Mayers, Heliana Sinaga. Tim Produksi: Osi Prisepti, Dita Rosmaritasari, Gina Zulfah Nur, Surya Dwi Santi, Dwi Aryanto Arnando
Pertunjukan ini akan dipentaskan di Bandung dan Bali, Indonesia; di La Trobe University, yang tengah merayakan HUT ke-50 di tahun 2017, dan La Mama Couthouse, Australia, sebagai bagian dari Festival AsiaTOPA 2017.
Berikut ini jadwal pertunjukan yang bisa anda saksikan.
Bandung
\\
Selasa – Rabu, 14 - 15 Februari 2017
Pukul 19:30 WIB
Gedung Kebudayaan Universitas Pendidikan Indonesia
Jl. Setiabudhi No. 229, Bandung
HTM Rp. 30.000
Selasa – Rabu, 14 - 15 Februari 2017
Pukul 19:30 WIB
Gedung Kebudayaan Universitas Pendidikan Indonesia
Jl. Setiabudhi No. 229, Bandung
HTM Rp. 30.000
Bali
\\
Sabtu - Minggu, 18 - 19 Februari 2017
Pukul 19:30 WIT
Bentara Budaya Bali
Jl. Profesor Ida Bagus Mantra No. 88A
Sabtu - Minggu, 18 - 19 Februari 2017
Pukul 19:30 WIT
Bentara Budaya Bali
Jl. Profesor Ida Bagus Mantra No. 88A
Ketewel, Gianyar, Bali
RSVP : Osi (082298668061)
Australia \\
Venue: Menzies
Theatre, La Trobe University Bundoora
Dates and Times: March 6th - 8th - 7:00 pm
Bookings: 03 9479 1198
Venue: La
Mama Courthouse,
As Part Of
Asia TOPA
349 Drummond Street Carlton
Dates and Times: March 15th - 6:30 pm
March 16th - 18th - 7:30 pm
March 19th - 4:00 pm
Bookings: 03 9347 6142 or www.lamama.com.au
Both venues
celebrating their 50th anniversary in 2017

cerita yang padat dan jelas banget nih, mudah banget untuk di pahami...
BalasHapuswww.kananta.com