Serunya Bermain Di Sekolah Alam Bandung

Wuzzzzzz! Sebuah roket air meluncur ke udara. Anak-anak yang melihat peluncuran air langsung tepuk tangan meriah. "Wow keren!" "Suka sekali!" "Wah roketnya jatuh di sawah!" Itulah beberapa kalimat ketakjuban anak-anak melihat peluncuran roket air pagi itu di Sekolah Alam Bandung.


Kemeriahan pagi itu tidak biasa, banyak sekali tamu yang datang ke sekolah pada hari sabtu. Biasanya, hari sabtu sekolah libur, sesekali ada kegiatan outbound dari komunitas di Kota Bandung yang diadakan di lokasi sekolah. Sabtu, tanggal 01 April 2017, Open House dilaksanakan Sekolah Alam Bandung untuk mengenalkan lingkungan, suasana dan konsep sekolah alam kepada masyarakat.

Lebih dari 100 orang tamu hadir bersama anak-anaknya untuk mengikuti berbagi kegiatan menarik di Sekolah Alam Bandung. Berbagai stand turut memeriahkan acara Open House pagi itu, sebagian peserta bazar merupakan anggota komunitas Sekolah Alam Bandung. Anak-anak dan orangtua yang memanfaatkan kesempatan baik tersebut untuk mengajarkan kewirausahaan. Ada yang jual makanan, ada yang jual pakaian, ada yang juga menjual karya.

Di tempat lain tak kalah seru, anak-anak bisa mencoba semua wahana permainan seperti flying fox, spiderweb, panahan, dan menangkap ikan di kolam. Seorang anak, sebut saja namanya Jati, begitu antusias mengikuti rangkaian acara. Ia tak segan mencoba meluncur dari tali flying fox, lalu naik meniti tali, kemudian panahan. Saat ia hendak mencoba menangkap ikan, ibunya sempat kebingunan karena ia tidak membawa baju ganti. Tak mau kehilangan kesempatan, orangtuanya tetap mengijinkan untuk mencebur ke kolam ikan.

"Basah baju masih diganti, kesempatan anak belajar gak bisa terulang" demikian kata orangtuanya. Benar saja, setelah mencebur, baju dan badannya basah kuyup semua. Walaupun demikian ia tetap senang dan keceriaan tergambar di wajahnya.

Siang itu, kegiatan di Sekolah Alam Bandung berlangsung dengan aman, cuaca mendung tidak menyurutkan anak-anak untuk terus bermain. 

Peluncuran Roket oleh team SL SAB (foto by Nandang Suryana)


1 komentar: