Film Kungfu Panda sudah selesai dengan tuntasnya misteri pendekar naga dan matinya penjahat ulung sang pencipta janda. Kungfu Panda selalu memberi banyak pelajaran kehidupan yang sangat menarik. Petuah-petuah bijak muncul dari mulut sang guru. Kadang juga muncul dari mulut seorang Po yang polos dan apa adanya.
Master Oogway misalnya, di awal film ini muncul banyak sekali menyampaikan petuah bijak. "
Yesterday is a history, tomorrow is a mistery. Today is a gift that why it's call present!" adalah kalimat monumental yang terus terdengar dan selalu teringat. Oogway, master Shifu, dan teman-temannya mengajarkan banyak kebijakan hidup yang menarik untuk dilaksanakan atau diwujudkan dalam keseharian kita.
Selain pesan-pesan kebijaksanaan, film Kungfu Panda buat saya juga menarik dalam pembuatan
setting cerita, alur, dan penokohannya. Di film Kungfu Panda 3, saya sangat terkesan dengan gambar-gambar sebuah kampung tempat leluhur Po berada. Gambar-gambar itu tampak artistik dengan mengambil inspirasi dari sebuah tempat di Sichuan, Tiongkok. Para sineas bahkan sempat mampir ke sana selama 10 hari demi mencari inspirasi.
 |
| Kampung Panda dalam kungfu Panda 3 |
Mereka juga melihat kehidupan para panda di dunia nyata hingga menumpahkannya dalam desain untuk film ini. Tampak juga Pegunungan Qingcheng yang dijadikan inspirasinya, menjadi latar lokasi dan dipadu oleh kabut nan indah.
 |
| Kincir air di kampung Panda |
Menurut desainer produksi Raymond Zibach, arsitektur pedesaan pun turut terinspirasi dari sana. Lebih lanjut ia menjelaskan, "Kami menggunakannya sebagai titik lompatan untuk apa yang kalian lihat di akhir film kedua, dan kemudian kami seperti terus menggambar dari pengalaman itu."Zibach, juga turut menambahkan bahwa lanskap untuk desanya turut dipengaruhi oleh ide mengenai Shangri La, dimana para panda bersembunyi dari seluruh dunia. Dalam film Kung Fu Panda 3, cerita tetap berpusat pada Po (Jack Black) yang bertemu dengan ayah kandungnya, Li (Bryan Cranston).
 |
| Kuil Jade di kampung panda |
Para sineas pun mengaku bahwa hal paling menarik adalah membuat setiap panda berbeda baik itu secara perilaku maupun penampilan. Sehingga dibutuhkan 30 sosok panda yang berbeda mulai dari anak-anak hingga dewasa sebagai modelnya. Secara spesifik, Jennifer Yuh Nelson menjabarkan perihal desa panda yang digarapnya bersama-sama tim. "Setiap satu momen adalah tentang membuat tempat itu seindah mungkin," ujarnya. Turut didukung oleh bintang lain seperti Angelina Jolie, Jackie Chan, Seth Rogen, David Cross, dan Lucy Liu.
pak iden kek nya kehabisan ide buat nge blog ya...
BalasHapusEnggak kok, cuma lagi istirahat aja bos :) mau tidur dan males-malesan teruus hehe
Hapus