Curug Cibadak di Cisangkal, Cihurip, Garut Selatan ini sangat unik karena tersembunyi dari keramaian
tetapi lokasinya tidak terlalu jauh dari jalan raya. Tepat di pinggir jalan
sehingga sangat mudah untuk melihatnya, cukup menengok ke arah kiri, kita sudah
disuguhi dengan deburan air yang terjun bebas dari bukit.
Setiap perjalanan selalu membuat kisah yang menarik. Setiap
kisah yang menarik selalu memberikan kesan yang berharga dan kesan yang
berharga akan menjadi lebih bermakna jika direkam dan dituliskan untuk
dikenang. Perjalanan ke Selatan Garut mengantar saya pada lokasi yang belum
terjamah banyak orang. Belum terekspose secara luas walaupun keindahannya bisa
mengalahkan objek wisata yang sudah umum dikunjungi.
Selain Curug Neglasari, ternyata masih ada banyak curug
indah di selatan Garut. Dua curug yang menawan hati itu adalah Curug Cipeuteuy
dan Curug Cibadak. Kedua curug ini ada di wilayah Cisangkal, kec Cihurip
Kabupaten Garut. Jika melakukan perjalanan menuju kedua curug ini, kita akan
bertemu Curug Cipeuteuy dulu sebelum Curug Cibadak. Bagi saya, kedua curug
sangat unik karena tersembunyi dari keramaian tetapi lokasinya tidak terlalu
jauh dari jalan raya. Tepat dipinggir jalan sehingga sangat mudah untuk melihatnya,
cukup menengok ke arah kiri, kita sudah disuguhi dengan deburan air yang terjun
bebas dari bukit.
![]() |
| Curug Cibadak di Cisangkal Kecamatan Cihurip, Garut Selatan yang menawan (inimagz.com) |
Sebuah keindahan yang tidak bisa dibeli dengan uang, sangat
sulit menguangkannya, sangat sulit memindahkan keindahan tersebut ke lokasi
manapun selain menikmati ditempat. Dari sebuah jembatan itu kita tinggal duduk
saja, jika penasaran merasakan dinginnya air, tinggal turun dan langsung
mencicipi segar dan sejuknya air terjun tersebut. Dijamin bersih karena belum
tercemar dari hulunya.
Bukan itu saja, karena kedua curug ini masih alami, sampah
tidak ada. Yah, sampah adalah musuh bersama yang selalu mencemari setiap objek
wisata. Saya ambil contoh saja, Curug Dago serta Curug Sigey di Bandung hampir
tidak lepas dari masalah sampah. Sampah berserakan dimana-mana. Ada sisi yang
sangat disayangkan jika sebuah kawasan wisata alam penuh dengan sampah, sampai
plastik pula yang bisa terurai sampai ratusan tahun. Sampah ini kadang membuat
keindahan, keunikan sebuah wisata alam menjadi terganggu.
Curug Cibadak yang memiliki ketinggian lebih dari 100 meter
itu pernah dikunjungi dan di panjat oleh kelompok pemanjat tebing Skygers
bersama tim ekspedisi Metro TV. Sebuah petualangan yang mengasikan saat
memanjat tebing air terjun, ditengah-tengah deburan air, licinnya batu serta
adrenalin yang berpacu kencang diketinggian. Curug Cibadak memang sangat
eksotis dibanding Curug Cipeuteuy. Sangat wajar jika team ekspedisi kepincut
untuk meliput petualangan pemanjat tebing di Curug Cibadak ini.
![]() |
| Curug Cibadak dari dekat (inimagz.com) |
Jika anda menyukai petualangan atau perjalanan ke kawasan
wisata alam yang masih alami, saya sarankan mencoba mengunjungi kedua curug
ini. Jangan lupa untuk mengabadikan setiap moment selama perjalanan, jauh sih
tetapi saya jamin terbayar oleh keindahan Curug yang menawan hati ini.
Kekurangannya hanya akses jalan, jangan berharap mendapatkan
jalan yang mulus tanpa gelombang. Jalan itu lho, waaah… sungguh membuat
pinggang pegal-pegal. Untungnya saya terbiasa dengan jalur-jalur ajaib yang
tidak terduga sebelumnya. Misalnya saya menyangka jalurnya cukup untuk sebuah
kendaraan roda empat tipe sedan, ternyata jalannya terjal, bebatuan yang belum
teraspal sebagian dan curam menukik ke bawah. Benar-benar membuat sport
jantung. Saya sarankan memakai kendaraan type 4 wheel drive atau
minimal sejenis kijang yang suspensinya agak tinggi. Atau gunakan motor trail
aja sekalian. Saya sih hanya gunakan bebek saja, itupun setelah mengontak
pejabat desa setempat.
Walaupun akses jalan tidak sebaik jalan di kota besar, saya
yakin terbayar oleh keindahan kedua curug tersebut. Jangan berkecil hati,
karena petualangan itu mengasikan. Salam petualangan!


Tidak ada komentar:
Posting Komentar